Bapak. Penyemangat di saat penat. Pembangkit di saat sakit.
Entah kenapa, di saat suasana hati lagi - lagi tidak bersemangat, down, atau apalah sebutannya. Tanpa bapak bertanya pun, sepertinya beliau tahu kondisiku. Tanpa Bapak memaksaku untuk bercerita, dengan sendirinya aku bisa menceritakan apa yang aku alami. Bapak, tempat yang nyaman untuk bercerita, sharing, berdiskusi. Beliau banyak memberi wejangan - wejangan, nasihat, banyak pelajaran hidup yang aku ambil dari beliau. Sosok yang menginspirasi.
Baiklah, aku akan bercerita singkat mengenai perbincanganku dengan Bapak ketika di telepon. Pada saat itu, aku bercerita bahwa aku akhir - akhir ini dipertemukan dengan beberapa teman yang hebat. Bagiku sangat keren. Mereka berbeda dengan mahasiswa lainnya. Begitu menginspirasi. Pertama, ada temanku yang punya usaha sendiri dan sekarang bisa sukses, membiayai kuliah sendiri, dan dia punya cita - cita bisa hidup mandiri di usia 25 tahun. Padahal, jika dilihat dari latar belakangnya, dia berasal dari keluarga yang broken home. Dia tinggal bersama neneknya, tanpa memperoleh kasih sayang dari ibunya. Tapi, lihatlah sekarang, seorang perempuan mungil yang sekarang sukses menjalani bisnisnya, akademiknya pun tidak diragukan lagi. kurang keren apa coba. Yang kedua, ini cerita dari adik tingkat, dari kecil tinggal di panti asuhan karena memang dia anak yatim piatu, tidak pernah bertemu dengan orang tuanya. Tapi sekarang, dia bisa kuliah dengan biaya sendiri, bahkan dia berencana bisa membantu adik -adik panti buat sekolah juga. Keren banget kan. Subhanallah pokoknya.
Setelah panjang lebar aku bercerita ke bapak, beliau menanggapi dan berkata, "mbak ika juga menginspirasi kok, tapi mbak ika aja yang nggak tahu". :) Oh, Bapaak... sedetik itupun rasanya trenyuh. Aku kira bapak bakal mengharuskan aku untuk lebih giat, tapi Bapak malah memuji. Bapak selalu menerima prestasiku yang apa adanya, Bapak tidak pernah marah dengan pencapaianku yang kurang memuaskan. Saat ini aku masih meminta segalanya dari Bapak, belum memberi sesuatu apapun ke bapak.
Doaku, Pak... semoga Allah menjadikanku anak perempuan yang solehah. Karena hanya dengan itu aku bisa mengantarkan bapak ibu ke syurga :')
Amiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar